Ads Top

Trik Jitu Cara Mengatasi Lovebird Over Birahi

Firgoos.com - Apa sih over birahi itu ? Over birahi merupakan akibat dari meningkatnya libido untuk berkembang biak, bagi burung yang siap untuk dikonteskan tentu hal tersebut sangat merugikan, akan tetapi sebaliknya burung yang dipersiapkan untuk dikawinkan mungkin sangat membantu.

Ciri – ciri burung Lovebird yang mengalami Over Birahi adalah sebagai berikut:

  1. Burung terlihat mengawini pangkringan.

  2. Burung sering mencabuti bulu–bulunya sendiri yang bisa mengakibatkan kerusakan.

  3. Burung terlihat agresif dan menjadi galak serta berperilaku aneh tidak seperti biasanya.

  4. Apabila Over Birahi menyerang pada burung yang sedang meloloh maka burung tersebut mengacuhkan anak–anaknya / tidak mau meloloh.

  5. Burung mengalami macet bunyi / sama sekali tidak berbunyi.


Over Birahi bisa terjadi pada semua jenis burung tak terkecuali burung Lovebird, OB menyerang tanpa pandang bulu dan bisa terjadi kapan saja tidak peduli pada burung lovebird ternak, rumahan, maupun khusus untuk kontes suara.

Penanganan burung yang mengalami Over Birahi sebaiknya disesuaikan dengan karakter masing–masing burung tersebut, karena pada prinsipnya setiap burung pasti memiliki karakter maupun sifat yang berbeda–beda.

OB merupakan unsur hormonal, artinya terjadi karena siklus alami yang dimiliki setiap mahluk hidup, ada banyak Cara mengatasi Over Birahi pada burung Lovebird yang berhasil kami rangkum menurut beberapa penghobi burung paruh bengkok, diantaranya :

1. Frekuensi Mandi Ditingkatkan.
Mandi untuk burung selain berguna untuk membersihan tubuh maupun bulu, juga berfungsi untuk mengatur birahi burung, waktu yang tepat untuk mandi ialah pada pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari setelah pukul 15. 00. Untuk menangani Lovebird yang Over Birahi sebaiknya frekuensi mandi mulai ditingkatkan / lebih dari biasanya, sedangkan durasi sebaiknya juga ditingkatkan misal harian durasi mandi hanya 15 menit ditingkatkan menjadi 30 menit.

Mandi malam juga berkhasiat untuk mengatur birahi burung serta membuat burung lebih gacor dan latah, mandi malam bisa dilakukan sekitar pukul 22.00–24.00 atau disesuaikan dengan waktu luang masing-masing. Mekanisme memandikan burung tergantung masing–masing kebiasaan, bisa dengan semprot ataupun menggunakan cepuk mandi / keramba, air yang digunakan untuk memandikan burung sebaiknya diberi Shampo jati Jajar, hal tersebut dilakukan karena Shampo jati jajar mengandung berbagai vitamin serta desinfektan yang mampu merawat bulu serta membasmi kutu maupun kuman yang menempel pada tubuh burung.

2. Pengembunan Dan Penjemuran Yang Teratur.
Pengembunan pada waktu fajar atau sebelum matahari terbit sebenarnya sangat digemari oleh semua jenis burung berkicau, udara yang masih segar dan bebas dari polusi sangat baik untuk pernapasan burung. Pada waktu fajar burung akan lebih rajin berkicau dengan suara yang lebih keras (ngeplong),

perubahan pro vitamin D menjadi vitamin D pada tubuh burung saat melakukan pengembunan juga berfungsi untuk menghangatkan suhu tubuh burung tersebut. Penjemuran sebaiknya dilakukan sampai jam 09. 00 siang, karena selepas waktu tersebut ultraviolet bisa merusak bulu burung. Pengembunan dan penjemuran sebaiknya dilakukan dengan konsisten selama 2 bulan.

3. Pemberian Kangkung, Kwaci Dan Jagung Muda Di Stop.
Pada saat Lovebird mengalami over birahi sebaiknya pemberian ketiga pakan tersebut mulai di stop, karena kangkung, kwaci, dan jagung muda memiliki sifat afrodisiak yang dapat merangsang birahi pada burung Lovebird.

Untuk menjaga kebugaran tubuh karena Minus EF sebaiknya burung diberikan Multivitamin Ebod Vit dengan takaran 3 tetes untuk 1 cepuk air minum dan setiap hari diganti dengan yang baru untuk menjaga kualitasnya air minum sebaiknya tidak terkena sinar matahari secara langsung.

4. Memasukan Burung Ke Dalam Kandang Polier ( Diumbar )
Mengumbar atau memasukan burung lovebird ke dalam polier dengan beberapa burung lainnya merupakan langkah yang sering di ambil oleh sebagian besar penggemar burung lovebird ketika burung tersebut mengalami over birahi.

Memasukan burung ke dalam polier dimaksudkan agar burung leluasa bergerak kesana kemari, akan tetapi perlu pengawasan jangan sampai burung yang terkena OB tersebut menyerang beberapa lovebird lainnya yang bisa mengakibatkan kematian di dalam polier (bertarung).

Lovebird yang mengalami OB juga bisa mulai dikawinkan dengan lawan jenis akan tetapi jika burung tersebut diperuntukan mengikuti kontes, maka langkah yang harus diperhatikan ialah di saat perkawinan mulai terjadi pada hari berikutnya burung kembali di ambil / dipisah jangan sampai bertelur, teraphy seperti ini biasa di sebut dengan kawin cabut untuk sekedar membuang birahi.

1 comment:

Powered by Blogger.