Home / Budidaya / Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas! Mulai Dari Pembibitan, Pembuatan Kolam Sampai Panen

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas! Mulai Dari Pembibitan, Pembuatan Kolam Sampai Panen

Firgoos.comPanduan lengkap budidaya ikan mas – Sekilas info mengenai asal usul ikan mas yang mungkin belum anda ketahui. Ikan mas yang ada di Indonesia didatangkan dari Eropa dan Tiongkok. Bila melihat sejarah pembudidayaan ikan mas, warga Ciamis, Jawa Barat sudah sejak dahulu menguasai dengan baik bagaimana cara membudidaya ikan mas.

Selain sebagai ikan hias, ikan mas memiliki banyak khasiat dan manfaat apabila dikonsumsi oleh manusia. Karena habitatnya yang selalu hidup di air bersih, membuat ikan mas terhindar dari pencemaran merkuri yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Ikan mas memiliki kandungan yang sangat bermanfaat untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Ikan mas memiliki kandungan omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak dan mencerdaskan janin. Tidak hanya untuk ibu hamil, masih ada lagi manfaat yang akan diperoleh apabila kita mengkonsumsi ikan mas. (Baca: Manfaat ikan mas untuk kesehatan)

Bagi Anda yang memiliki hobi memelihara ikan mas, tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana cara membudidayakan sendiri ikan mas. Budidaya ikan mas akan memperoleh hasil yang bagus apabila berada pada ketinggian 150-1000 mdpl dengan suhu berkisar antara 20-25oC. Untuk air, usahakan agar pH air berada pada angka 7-8.

Panduan Budidaya Ikan Mas – mewarnaigambar.web.id

Bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan ikan mas, berikut panduan yang dapat Anda coba.

Pembenihan atau pembibitan ikan mas
Sebelum memulai usaha dalam bidang budidaya ikan mas, hal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan dan memilih bibit atau calon indukan. Usahakan dalam memiliki indukan ikan mas memiliki sifat yang unggul. Maksudnya unggul yaitu memiliki kondisi fisik yang tahan dan mampu bereproduksi dengan jumlah yang banyak.

Pisahkan indukan betina dengan indukan jantan sampai proses pemijahan siap dilakukan. Ketika sudah mendekati waktu pemijahan atau perkawinan, taruhlah kedua indukan tersebut dalam kolam khusus untuk pemijahan. Jangan lupa untuk melengkapi kolam tersebut dengan tempat menempelnya telur. Anda dapat menggunakan ijuk sebagai tempat menempelkan telur-telur ikan mas.

Pembesaran ikan mas
Ketika Anda hendak membuka usaha pembesaran ikan mas, usahakan untuk selalu memilih benih yang memiliki bobot 80-100 gr per ekornya, dengan panjang per ekornya kira-kira 10-12 cm. Seleksi ini diharapkan ikan yang akan dibesarkan sudah memiliki kondisi fisik yang cukup kuat sehingga meminimalisir kegagalan dalam pembesaran ikan mas. Pembesaran ikan mas pada umumya memerlukan waktu 2-3 bulan. Hal ini tidak bisa menjadi patokan dalam memanen ikan mas. Tergantung bagaimana cara Anda dalam merawat ikan mas selama pembesaran.

Membesarkan ikan mas dapat dilakukan di air deras, air tenang atau dengan menggabungkan keduanya. Lahan yang dibutuhkan sebagai tempat pembesaran ikan mas dapat berupa kolam tanah, kolam tembok, kolam terpal, sawah, keramba dan jaring apung.

Budidaya ikan di kolam tanah (air tenang)
hampir sebagian besar petani ikan mas membudidayakan ikan mas di kolam tanah dengan kondisi air yang tenang. Pemilihan kolam tanah banyak dipilih karena proses pembuatannya yang mudah dan juga biaya yang dibutuhkan tidak terlalu mahal.

Pemilihan kolam tanah untuk budidaya ikan mas memiliki keunggulan yaitu persediaan pakan diperoleh secara alami. Kolam tanah akan memunculkan organisme lain selain ikan mas seperti cacing, atau tumbuhan air dapat tumbuh subur di dasar kolam yang dapat dimakan oleh ikan. Pemilihan kolam air tanah dapat mengurangi biaya untuk pembelian pakan ikan mas.

Untuk membuat kolam tanah sebagai medium budidaya ikan mas, persiapan yang Anda butuhkan antara lain

  • Lakukan pembajakan, penjemuran, pengapuran, pemupukan dan penggenangan air sebelum benih ikan mas Anda masukkan ke dalam kolam. Waktu yang diperlukan pada tahap ini kurang lebih selama 1-2 munggu
  • Seperti yang telah disebutkan diatas, pilihlah benih ikan mas yang berukuran antara  80-100gr.
  • Sesuaikan jumlah benih ikan mas dengan luas kolam untuk budidaya ikan mas. Kapasitas kolam tanah untuk budidaya ikan mas sebesar 1-2 ekor/m2.
  • Sediakan pakan untuk ikan mas berupa pelet dengan kadar protein sebesar kurang lebih 25%.
  • Gunakan takaran dalam memberi pakan ikan sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Misalnya jika bobot ikan 100gr maka berikan pakan sebanyak 3-4 gr pelet untuk satu ekor ikan dalam satu hari.Sehingga jika menanam 1000 ekor ikan, pakan yang diperlukan dalam satu hari adalah 3-4 kg.
  • Usahakan untuk pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari dan berikan pada waktu pagi, siang dan sore
  • Lakukanlah penimbangan bobot ikan setiap 2 minggu sekali. Tujuan dilakukan penimbangan adalah untuk menyesuaikan jumlah pakan yang akan diberikan untuk ikan mas
  • Jika dalam waktu 3 bulan bobot ikan sudah mencapai 300-400 gr per ekornya, maka pemanenan sudah dapat dilakukan. Ketika ukuran ikan semakin membesar, maka ikan mas sudah tidak lagi ekonomis.

Budidaya ikan mas di kolam air deras
Melakukan budidaya ikan mas di kolam air deras bisa dibilang tepat karena ikan akan memperoleh sirkulasi air yang cepat. Untuk itu, diperlukan debit air yang cukup besar apabila Anda ingin membuat kolam ikan mas di air deras. Kelebihan yang akan Anda peroleh apabila Anda memelihara ikan mas di kolam air deras yaitu ikan Anda akan lebih nergik dan nafsu makan meningkat. Selain itu kadar oksigen terlarut dalam kolam air deras relatif lebih tinggi. Sehingga memungkinkan Anda untuk menempatkan benih ikan lebih banyak daripada ketika Anda membudidayakan ikan mas di kolam air tenang.

Untuk budidaya ikan mas di kolam air deras tidak membutuhkan kolam yang sangat luas. Kolam dibentuk kecil-kecil agar aliran air tetap dapat mengalir dengan deras. Kedalaman untuk kolam air deras dibuat lebih dalam dibandingkan dengan kolam air tenang. Untuk dinding kolam, buatlah dinding dari tembok untuk mencegah erosi akibat aliran air yang deras.

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di kolam air deras:

  • Debit air untuk kolam air deras sebaiknya berkisar 25-100liter/detik.
  • Pastikan sumber air tetap lancar
  • Gunakan benih ikan dengan bobot 100 gram/ekor.
  • Untuk tiap m2 kolam air deras, dapat Anda taruh 30-60 benih ikan mas. Apabila aliran air makin deras, maka kapasitas benih yang dimasukkan dapat lebih dari itu.
  • Pemberian pakan yang berupa pelet harus dapat bertahan dalam air, tidak mudah hancur ketika kena aliran air.
  • Gunakan pakan yang memiliki kandungan protein sebesar 25-30%
  • Gunakan takaran dalam memberi pakan ikan sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Misalnya jika bobot ikan 100gr maka berikan pakan sebanyak 3-4 gr pelet untuk satu ekor ikan dalam satu hari.Sehingga jika menanam 1000 ekor ikan, pakan yang diperlukan dalam satu hari adalah 3-4 kg.
  • Usahakan untuk pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari dan berikan pada waktu pagi, siang dan sore
  • Lakukanlah penimbangan bobot ikan setiap 2 minggu sekali. Tujuan dilakukan penimbangan adalah untuk menyesuaikan jumlah pakan yang akan diberikan untuk ikan mas
  • Pemberian pakan bisa dengan cara ditebar atau menggunakan wadah almunium yang diletakan di atas kolam dengan pendulum menjulur ke dalam air. Pakan akan jatuh bila ikan menggerak-gerakkan pendulum.
  • Setelah 3 bulan, ikan mas dapat dipanen

Budidaya ikan mas dengan media jaring apung
Budidaya ikan mas di jaring apung biasanya dilakukan di waduk-waduk besar dan danau. Jaring terbuat dari bahan polyethylene yang tahan lama. Jaring dibuat menggantung pada kerangka rakit berbentuk segi empat. Kedalaman jaring apung maksimal 3 meter.

Bahan yang digunakan untuk kerangka kolam adalah biasanya bambu atau kayu. Kerangka tersebut mengapung di atas air dengan bantalan dari drum atau jeriken. Agar kerangka tidak terbawa arus air, harus dipasang jangkar yang menambat ke dasar kolam. Jaring apung biasanya dilengkapi dengan saung yang digunakan penunggu atau menyimpan peralatan dan pakan.

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di jaring apung:

  • Gunakan jaring berukuran 1,5 cm. Kedalaman jaring apung 3 meter.
  • Gunakan benih berukuran 100 gram per ekor. Kapasitas padat tebar jaring apung sekitar 30 ekor/m2.
  • Pakan berupa pelet dengan kadar protein 25%.
  • Jumlah pakan yang dibutuhkan setiap hari adalah 4% dari bobot tubuh ikan. Timbang sebagian ikan setiap dua minggu untuk menyesuaikan jumlah pakan.
  • Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari.
  • Ikan mas bisa dipanen setelah 3 bulan dengan ukuran 300-400 gram/ekor.

Pengendalian hama dan penyakit
Usaha budidaya ikan mas berkembang sangat pesat.  Seiring dengan itu, penyebaran penyakit pun menjadi resiko yang wajib diperhitungkan. Untuk meminimalkan resiko, setiap pembudidaya perlu mengetahui berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan mas. Lebih detail, silakan baca hama dan penyakit ikan mas.

Panen budidaya ikan mas
Secara umum tingkat keekonomian pembesaran ikan mas berada pada kisaran 300-400 gram per ekor. Bobot ikan dibawah itu, masih punya potensi untuk dibesarkan. Sedangkan bila melebihi bobot tersebut, ikan mas sudah tidak ekonomis lagi untuk dibesarkan. Porsi pakan yang dikonsumsi ikan sudah tidak sebanding lagi dengan pertumbuhan dan harga jual ikan.

Semakin lama waktu pembesaran semakin besar biaya operasional yang harus dikeluarkan. Biaya pemeliharaan, khususnya untuk pakan akan semakin besar dengan meningkatnya bobot ikan per ekor.

Namun hal tersebut masih tergantung pada kondisi pasar. Bila ada pasar yang mau menerima ikan mas berukuran besar dengan harga per kilogramnya lebih mahal, pembesaran masih layak

Waktu yang dibutuhkan untuk budidaya ikan mas dari ukuran 100 gram per ekor, sampai ukuran siap konsumsi 300-400 gram ekor sekitar 2-3 bulan. Dalam kurun waktu tersebut bobot ikan akan tumbuh 3-4 kali lipat.

Loading...

About Firgoos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *