Home / kencing batu / Gejala Dan Penyebab Kencing Batu

Gejala Dan Penyebab Kencing Batu

Firgoos.com – Penyebab dan Gejala Penyakit Kencing Batu – Setiap tahun angka penderita batu ginjal semakin meningkat. Kencing batu merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya batu di dalam ginjal sehingga menutut saluran kencing dan kandung kemih. Apabila hal ini tidak segera diobati akan menimbulkan infeksi pada saluran kemih dan kandung kemih. Infeksi yang terjadi pada saluran kemih dan kandung kemih disebabkan tidak lain karena gesekan oleh batu yang ikut keluar bersamaan dengan air kencing.

Batu ginjal terbentuk dari zat-zat hasil sisa metabolism setelah melalui penyaringan dalam ginjal. Beberapa komponen utama zat pembentuk batu ginjal diantaranya kalsium, asam urat, sistin dan struvit. Kalsium adalah zat yang mudah sekali bercampur dengan zat lainnya yang terdapat di dalam ginjal seperti kalsium oksalat dan kalsium fosfat sebagai zat penyusun batu ginjal. Sehingga ketika melakukan pemeriksaan, maka obat yang akan digunakan adalah obat yang sesuai dengan jenis batu yang terdapat di dalam ginjal.

kencing batu

 

Gejala-Gejala Kencing Batu yang Harus Diwaspadai

Saat seseorang menderita kencing batu, baik yang sudah parah ataupun yang belum, pasti akan menunjukkan gejala-gejala yang bisa dirasakan oleh si penderita. Batu ginjal akan memberikan gejala pada penderita apabila sudah menutupi saluran keluar air kencing, baik di kandung kemih ataupun di saluran kencing. Gejalanya akan muncul apabila batu pada ginjal menyentuh dinding organ, gejala yang ditimbulkan seperti rasa nyeri.

Apabila gesekan antara batu dengan dinding orang terlalu sering, maka akan menimbulkan iritasi dan infeksi. Hal ini akan semakin parah mengingat air kencing adalah racun yang di dalamnya terdapat berbagai macam bakteri yang akan menjadi banyak bila tidak dikeluarkan sesegara mungkin. Orang yang memiliki kebiasaan menahan kencing terlalu lama memiliki resiko lebih besar terkena kencing batu.

Berikut merupakan beberapa gejala yang sering terjadi:

Nyeri Pinggang

Rasa nyeri akibat batu ginjal adalah gejala yang paling umum dirasakan oleh setiap penderita kencing batu. Nyeri pada pinggang merupakan gejala utama penanda bahwa di dalam ginjal terdapat batu. Rasa nyeri akibat batu ginjal ini bergantung pada letak batu, apakah ginjal sebelah kiri ataukah ginjal sebelah kanan.

Secara umum, rasa nyeri yang disebabkan karena batu ginjal terjadi pada sekitar pinggang bagian belakang.

Seperti yang telah disebutkan tadi, rasa nyeri pada bagian pinggang kiri ataukah pinggang kanan tergantung pada letak batu ginjal itu sendiri. Rasa nyeri yang ditimbulkan akibat batu ginjal memiliki intesitas yang berbeda-beda, mulai dari rasa nyeri sedang sampai menjadi sangat hebat juga tergantung dari besar kecilnya batu yang terdapat di dalam ginjal. Perubahan ini tidak membutuhkan waktu yang lama, terkadang hanya membutuhkan waktu sekitar 20-60 menit. Rasa sakit yang terlalu hebat terkadang membuat penderita tidak mampu lagi untuk berjalan.

Nyeri Pada Lokasi Lain

Rasa nyeri akibat batu pada ginjal tidak hanya terjadi pada bagian pinggang saja. Lokasi lain yang juga akan merasakan nyeri akibat batu ginjal adalah pada daerah selangkangan dan juga dapa terjadi pada daerah kewanitaan atau pada Mr P penderita. Rasa nyeri pada bagian ini biasanya diawali dengan rasa nyeri yang terjadi pada pinggang terlebih dahulu. Sama seperti nyeri pinggang, nyeri di daeran ini pun sifatnya dapat hebat sekali.

Nyeri Saat Berkemih

Rasa nyeri yang ditimbulkan akibat batu pada ginjal biasanya terasa saat buang air kecil. Keluhan semacam ini akan terjadi bila batu sudah terdapat di dalam kandung kemih. Nyeri ini disebabkan karena terjadi gesekan antara batu ginjal dengan dinding kandung kemih. Rasa nyeri akan hilang setelah selesai buang air kecil. Tidak semua rasa nyeri saat buang air kecil disebabkan karena batu ginjal. Infeksi kandung kemih juga akan menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil. Rasa nyeri akibat infeksi kandung kemih pada umumnya disertai dengan rasa panas seperti terbakar. Jadi perlu diketahui perbedaan antara rasa nyeri yang disebabkan karena infeksi kandung kemih dengan yang disebabkan oleh batu ginjal.

Terasa selalu ingin kencing dan frekuensi kencing semakin meningkat.

Penumpukan batu ginjal pada kandung kemih membuat volume kandung kemih untuk air kencing semakin berkurang. Saat batu yang terdapat pada kandung kemih berukuran besar, tentu akan membuat volume air kencing yang tertampung semakin sedikit. Hal ini akan membuat kandung kemih cepat penuh sehingga penderita lebih sering merasakan ingin kencing dan juga frekuensi buang air kecil juga semakin meningkat.

Gejala ini perlu dibedakan dengan gejala kencing manis. Pada kencing batu, meski frekuensi berkemih menjadi lebih banyak namun urin yang dikeluarkan hanya sedikit. Pada kencing manis, frekuensi berkemih meningkat dengan urin yang cukup banyak.

Selain peningkatan frekuensi kencing, batu ginjal di kandung kemih dapat memberikan gejala berupa sensasi selalu ingin berkemih. Biasanya perasaan ini datang tiba-tiba dan harus dituntaskan ke kamar mandi meski urin yang keluar hanya sedikit.

Gejala Infeksi Saluran Kencing

Penyumbatan akibat batu ginjal yang berasa pada kandung kemih dan saluran kemih menyebabkan urin tidak dapat keluar. Urin yang tidak dapat keluar dan tertumpuk di dalam kandung kemih akan menyebabkan masalah baru bagi penderita. Ketika urin berada di dalam kandung kemih terlalu lama, bakteri penyebab infeksi akan berkembang biak dengan cepat karena urin adalah media yang cocok bagi perkembangbiakan bakteri.

Gejala infeksi saluran kencing akan menimbulkan bau tidak sedap pada air kencing. Perubahan warna pada air kencing juga dapat menjadi penanda bahwa ada yang tidak beres dengan saluran kemih dan kandung kemih penderita.

Kencing Darah

Gejala berikutnya adalah kencing yang bercampur dengan darah. Sudah dapat dibayangkan apabila terdapat batu di dalam saluran kemih atau kandung kemih. Gesekan yang disebabkan karena adanya batu akan merusak dinding saluran kemih dan kandung kemih. Semakin sering gesekan itu terjadi, maka saluran kemih dan kandung kemih akan semakin tipis dan terkadang merobek dinding saluran kemih ataupun kandung kemih. Ketika saluran kemih dan kandung kemih robek, sudah pasti kencing yang dikeluarkan bercampur darah.

Karena lokasinya yang berada di dalam, maka luka akibat gesekan dengan batu ginjal akan sulit disembukan apabila tidak dilakukan tindakan operasi. Selebihnya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk memastikan apa yang menyebabkan kencing Anda bercampur dengan darah.

Tidak Bergejala

Bila batu ginjal masih berukuran kecil, maka penderita tidak akan merasakan gejala apa-apa. Namun, perlu diperhatikan yaitu jangan terlalu lama menahan buang air kecil. Apabila teralu lama menahan buang air kecil, batu ginjal yang masih berukuran kecil akan tertimbun dalam kandung kemih. Kumpulan batu ginjal yang berukuran kecil akan menumpuk dan menyumbat yang akhirnya juga akan menggumpal menjadi satu.

Loading...

About Firgoos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *