Home / Hewani / Ini Alasan Islam Melarang Mengkonsumsi Daging Babi Dan Ketahuilah Bahaya Yang Menyeramkan Akibat Mengkonsumsi Daging Babi Bagi Kesehatan.. TOLONG SEBARKAN AGAR SEMUA ORANG TAHU !!!!

Ini Alasan Islam Melarang Mengkonsumsi Daging Babi Dan Ketahuilah Bahaya Yang Menyeramkan Akibat Mengkonsumsi Daging Babi Bagi Kesehatan.. TOLONG SEBARKAN AGAR SEMUA ORANG TAHU !!!!

Firgoos – Gaya Hidup Sehat. Mengkonsumsi daging babi sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh. Babi merupakan jenis hewan yang tergolong sangat rakus. Kenapa dikatakan rakus? Hal ini dikarenakan babi suka memakan semua jenis kotoran yang ada disekitarnya.

Kotoran-kotoran tersebut meliputi kotoran ayam, kotoran manusia, tanah dan jenis-jenis sampah lainnya. Bahkan kotoranya sendiri yang telah dikeluarkan dimakan kembali. Dengan demikian, sudah dapat dipastikan babi merupakan penyumbang sumber penyakit.

Seperti yang telah dijelaskan dalam kitab suci Al – Qur’an, babi memang tidak layak untuk dikonsumsi dan sangat diharamkan. Binatang babi diciptakan Oleh Sang Pencipta memang tidak memiliki leher. Sehingga memang bukan jenis binatang untuk dikonsumsi.

Mengapa demikian?? Menurut aturan dalam Islam sudah dijelaskan, prosedur mengkonsumsi daging binatang harus disembelih dengan cara yang benar. Cara menyembelih hewan yang akan dikonsumsi dagingnya, harus dengan cara memotong urat nadi yang ada dibagian leher hewan hingga semua darahnya keluar.

Dengan demikian maka daging yang dihasilkan memiliki kualitas yang sempurna. Menurut hasil dari sebuah penelitian ilmiah modern menyatakan bahwa daging hewan hasil sembelihan memiliki kualitas lebih bagus daripada hewan yang tidak disembelih melalui urat nadi pada bagian leher.

Hewan yang tidak disembelih akan mengalami penggumpalah darah pada seluruh urat-urat hewan. Sehingga daging yang dihasilkan akan tercemar oleh senyawa uric acid (asam urat), dimana uric acid merupakan zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Daging babi banyak mengandung urine, hal ini dikarenakan sering terjadinya kebocoran praeputium. Sehingga seperti yang telah dikeluhkan oleh sebagian besar orang yang mengkonsumsi daging babi, merasakan rasa pesing.

Selain itu, babi banyak mengandung kolesterol jahat, bakteri, parasit, bahkan jenis virus yang membayahakan kesehatan. serta banyak mengandung lemak yang mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Dengan kata lain daging babi memiliki julukan “Reservoir Penyakit”.

Seperti pada sebuah kejadian sekitar tahun 1968 di Negara Hongkong 700.000 orang meninggal, terserang jenis virus Avian Influenza ganas yang disebabkan oleh babi. Virus Avian Influenza  tipe  Strain H5N1 dapat menular ke manusia dan sifatnya sangat mematikan.

Bahaya Mengkonsumsi Daging Babi Bagi Kesehatan

Berikut ini beberapa jenis penyakit berbahaya yang disebabkan setelah mengkonsumsi daging babi.

  1. Timbulnya Penyakit Kanker

    Mengkonsumsi daging babi dapat menyebabkan  terjadinya serangan penyakit kanker. Menurut hasil dari sebuah penelitian ilmiah modern di Sao Paulo, yang dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, mengungkapkan bahwa kandungan senyawa kimiawi yang terdapat dalam daging babi merupakan pemicu utama timbulnya kanker kolon dan kanker anus.

    Setelah melakukan study banding terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India) yang berpenduduk mengkonsumsi daging babi memiliki Persentase penderita penyakit kanker tersebut meningkat secara drastis. Sementara di negara-negara Islam, memiliki persentasenya lebih rendah, sekitar 1/1000.

  2. Pengerasan pada Urat Nadi

    Daging babi banyak mengandung kolesterol jahat yang dapat mengakibatkan terjadinya pengerasan urat nadi, sehinga aliran darah keseluruh tubuh mengalami penghambatan. Serta syaraf-syaraf yang ada didalam tubuh tidak merespon dengan maksimal. Dengan demikian peluang timbulnya masalah kesehatan akan terjadi lebih dahsyat dan mematikan.

  3. Mengalami Tekanan Darah Tinggi

    Kadar lemak dan kolesterol jahat yang tinggi serta jenis senyawa kimiawi lainnya yang tertimbun dalam daging babi dapat menjadi pemicu terjadinya penyempitan pembuluh darah. Sehingga memaksa jantung untuk memompa darah dengan berat dan lambat yang mengakibatkan terjadinya tekanan darah tinggi. Selain itu, yang lebih berbahay adalah timbulnya penyakit strok yeng mendadak.

  4. Nyeri Dada Yang Mencekam (Angina Pectoris)

    Daging babi yang dikonsumsi akan mengakibakan timbulnya serangan penyakit Angina Pectoris. Jenis penyakit tersebut dapat terjadi secara mendadak dengan timbulnya rasa nyeri pada dada yang mencekam. Penderita tersebut akan kesulitan saat bernafas bahkan dapat menyebabkan kematian saat itu juga.

  5. Peradangan Sendi

    Timbulnya penyakit peradangan persendian merupakan jenis penyakit yang sangat menyiksa. Dimana penderita akan mengeluh kesakitan pada saat malam hari atau dalam keadaan cuaca dingin. Hal ini diakibatkan karena daging babi mengandung  kadar asam urat yang sangat tinggi sehingga sulit untuk diuraikan dalam metabolisme tubuh. Bahkan dapat mengacu pada gangguan organ ginjal. Dengan konsdisi organ ginjal yang tidak berjalan maksimal maka akan menimbulkan beberapa jenis penyakit komplikasi lainnya.

  6. Terserang Cacing Pita

    Daging babi dikenal banyak mengandung cacing pita. Jenis cacing pita ini memiliki kekebalan yang sangat luar biasa, ia dapat bertahan hidup dalam daging yang telah dipanaskan. Jika daging babi dikonsumsi maka cacing pita akan berkembang biak dengan cara bertelur dalam tubuh. Telur cacing pita tersebut akan menempel pada setiap dinding usus dan menyebar keseluruh tubuh. Tidak terkecuali menyerang pada bagian otak manusia sehingga dapat menyebabkan disfungsi sel-sel tubuh. Cacing pita dapat berkembang dengan panjang mencapai 5 – 10 meter dan telur yang dihasilkan mencapai 1000 ekor. Terjadinya serangan cacing pita dapat menyebabkan kematian bagi penderita. Gejala awal yang ditimbulkan terjadinya serangan cacing pita ini adalah badan mudah lelah dan lemah.

Loading...

About Firgoos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *