Home / Tips Kesehatan / Gangguan Pendengaran, Gejala Dan Penyebabnya

Gangguan Pendengaran, Gejala Dan Penyebabnya

Firgoos.comGejala dan Penyebab Gangguan Pendengaran – Gangguan pendengaran adalah adanya gangguan kesehatan pada telinga anda yang disebabkan oleh faktor usia dan kebiasaan mendengarkan suara yang terlalu keras. Dikatakan mengalami gangguan pendengaran apabila sumber atau sinyal suara yang ditangkap oleh gendang telinga tidak mencapai otak (gagal mencapai otak).

Skema pendengaran sampai kita bisa mengenali sumber suara dimulai dari bergetarnya gendang telinga kemudian masuk pada liang telinga. Getaran tersebut kemudian dilanjutkan menuju rambut-rambut halus yang terdapat di dalam koklea melalui tiga tulang pendengaran atau disebut dengan istilah osikel. Tulang pendengaran manusia terdiri dari tulang malleus, incus dan stapes. Dari koklea, sinya suara kemudian dikirim ke otak melalui syaraf pendengaran.

Gangguan Pendengaran – deherba.com

Penyebab Gangguan Pendengaran
Pada dasarnya, penyebab utama gangguan pendengaran seseorang adalah karena faktor usia dan kebiasaannya mendengarkan suara yang nyaring / keras. Pada umumnya, orang akan mengalami gangguan pendengaran ketika usianya sudah menginjak angka 40 tahun keatas. Untuk hal ini, tiap orang akan memiliki batas usia yang berbeda, ketika orang tersebut memiliki kebiasaan mendengarkan musik dengan volume yang terlalu keras, ada kemungkinan di usia 30 tahun sudah mengalami gangguan pendengaran.

Gangguan pendengaran yang terjadi akibat suaran pada umumnya disebabkan karena mendengar suara dengan intensitas yang sangat keras secara mendadak. Sehingga menyebabkan gangguan pendengaran secara tiba-tiba misalnya telinga berdengung. Gangguan pendengan semacam ini dikenal dengan istilah trauma akustik.

Ada dua jenis gangguan pendengaran yang dialami seseorang, yaitu gangguan pendengaran sensorineural dan gangguan pendengaran konduktif. Gangguan pendengaran sensorineural disebabkan karena adanya keruasakan pada rambut-rambut halus yang terdapat di dalam koklea. Gangguan pendengaran sensorineural juga dapat disebabkan karena adanya kerusakan pada syaraf-syaraf pendengaran. Penyebab lain dari gangguan pendengaran sensorineural antara lain:

  • Mengidap penyakit meniere, neuroma akustik, meningitis, ensefalitis, atau sklerosis multipel.
  • Faktor keturunan
  • Cedera kepala.
  • Serangan stroke
  • Kondisi autoimunitas
  • Kelainan telinga
  • Kemoterapi
  • Obat-obatan antibiotik tertentu
  • Radioterapi untuk kanker hidung.
  • Infeksi virus di telinga bagian dalam atau di saraf pendengaran.

Sedangkan gangguan pendengaran konduktif pada umumnya terjadi karena sinyal atau gelombang suara yang ditangkap oleh gendang telinga tidak dapat masuk menuju telinga bagian dalam. Beberapa hal yang menjadi penyebab gangguan telinga konduktif antara lain:

  • Adanya lubang pada gendang telinga, robek atau pecah
  • Otosklerosis
  • Kolesteatoma.
  • Terjadi pembengkakan yang mengakibatkan disfungsi pada dinding saluran tuba eustachius
  • Pernah mengalami benturan atau trauma yang menyebabkan tulang pendengaran rusak atau retak
  • Ada benda asing yang masuk tanpa sengaja ke dalam telinga
  • Karena memang terjadi kelainan pada telinga.

Gejala Gangguan Pendengaran
Beberapa gejala yang ditimbulkan akibat adanya gangguan pada pendengaran anda antara lain:

  •  Anda lebih sering berusaha berkonsentrasi dalam mendengarkan pertakaan orang
  • Sulit mendengarkan perkataan orang lain secara jelas apabila sedang berkumpul dengan beberapa orang.
  • Mengalami kesulitan dalam menentukan arah sumber buyi.
  • Ketika menonton tv merasa kurang nyaring, padahal teman anda mengatakan bahwa volume tv sudah nyaring

Untuk bayi dan anak-anak, gejala akibat gangguan pendengaran memiliki perbedaan dengan orang dewasa. Beberapa gejala gangguan pendengan yang dialami oleh bayi dan anak-anak adalah:

  • Bayi tidak menoleh saat dipanggil, padahal sebelumnya selalu menoleh ketika dipanggil dari kejauhan.
  • Seorang anak akan sadar bahwa sedang dipanggil apabila ditepok badannya.
  • Atau merasa adanya kehadiran seseorang setelah melihat, dan tidak merasakan buyi langkah kaki.
  • Tidak dapat menyebutkan satu kata pun ketika berada pada usia anak bicara pada umumnya.
  • Tidak jelas saat berbicara, terjadi pada anak yang sedang belajar bicara.
  • Saat berbicara selalu lantang
  • Memberikan jawaban tidak sesuai dengan pertanyaan.

Diatas merupakan gejala-gejala yang pada umumnya terjadi, akan tetapi terkadang setiap orang memiliki gejala yang berbeda. Oleh karena itu, segeralah konsultasi pada dokter untuk memastikan apakah anak Anda mengalami gangguan pendengaran atau tidak.

Beberapa tips menyehatkan pendengaran Anda dapat dilakukan dengan menghindari mendengar musik yang terlalu keras. Selain itu, membuat pendengaran Anda sehat dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi agar kondisi alat indera pendengar anda semakin bekerja dengan baik. Baca  artikel tips mempertajam pendengaran secara alami untuk mengetahui apa saja yang perlu dikonsumsi agar pendengaran anda menjadi lebih baik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Loading...

About Firgoos

Check Also

7 Cara Mudah Atasi Perut Buncit

Cara Mudah Atasi Perut Buncit – polahidupsehat.web.id Firgoos – Diet.  Perut merupakan bagian tubuh yang kondisinya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *