Ads Top

Penyebab Infeksi Saluran Kemih dan Bagaimana Mencegahnya

Firgoos.com - Infeksi Saluran Kemih - Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang banyak terjadi pada tubuh seseorang. Infeksi saluran kemih menimbulkan gejala yang jelas dan sangat khas. Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang terjadi pada saluran kemih (tractus urinarius) saluran kemih ini terdiri atas ginjal, ureter, vesica urinaria, dan uretra. Infeksi saluran kemih dibagi menjadi dua yaitu, infeksi saluran kemih bagian atas dan infeksi saluran kemih bagian bawah.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih
Cebok yang kurang bersih
Infeksi saluran kemih sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang bersarang di dalam saluran kemih. Pada umumnya, bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih adalah bakteri Escherichia coli atau E. coli yang pada umumnya hidup di dalam saluran cerna. Bakteri ini diduga dapat masuk ke dalam saluran uretra seseorang saat kurangnya menjaga kebersihan setelah buang air besar maupun buang air kecil. Contohnya saat menggunakan klosed dudu, ketika menggunakan klosed duduk secara otomatis kulit dari tubuh kita menempel pada klosed tersebut. Apabila klosed tersebut tidak dibersihkan, ada kemungkinan bakteri E.Coli yang ada pada klosed ikut masuk ke dalam tubuh kita. Dalam kasus ini, seorang perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih. Karena jarak uretra dengan anus pada tubuh mereka lebih dekat dan pintu uretra yang dekat dengan kandung kemih. Infeksi saluran kemih dapat juga disebabkan karena jamur dan virus akibat orang tersebut kurang menjaga kebersihan tubuhnya.

Infeksi Saluran Kemih - wartakesehatan.co.id

Terjadinya penyumbatan pada saluran kemih
Aliran urin yang terhambat akan mengakibatkan lambatnya pengosongan urin di dalam kandung kemih. Hambatan dapat disebabkan karena adanya batu ginjal di dalam tubuh, pembesaran prostat, tumor dan kanker.  

Infeksi akibat hubungan seksual 
Selain karena virus dan bakteri, infeksi saluran kemih dapat pula terjadi akibat iritasi setelah berhubungan seksual. Iritasi yang ditimbulkan setelah aktivitas seksual mengakibatkan terganggunya kinerja pengosongan urin oleh kondisi yang beragam, misalnya terjadinya penyumbatan pada saluran kemih akibat batu ginjal.

Tekanan pada saluran kemih akibat aktivitas seksual memungkinkan terjadinya pemindahan bakteri dari saluran cerna (sekitar anus) menuju kandung kemih. Secara alami, tubuh dapat menghilangkan patogen semacam ini dalam waktu kurang lebih selama 24 jam. Akan tetapi jika jumlah patogen yang masuk dalam jumlah banyak, atau bakteri yang masuk memiliki ketahan yang kuat, maka infeksi saluran kemih dapat terjadi. Proses ini merupakan mekanisme penyebab infeksi saluran kemih yang biasanya sering terjadi pada pengantin baru atau biasa disebut dengan "Honeymoon Cystitis" (infeksi saluran kemih saat bulan madu).

Spermisida
Wanita yang memiliki alergi terhadap sperma juga menjadi salah satu penyebab terjadinya infeksi saluran kemih. Saat seoran wanita memiliki alergi terhadap sperma kemudian terkena sperma maka akan terjadi iritasi pada kulit. Apabila iritasi tersebut berada di sekitar saluran kemih maka dapat meningkatkan resiko bakteri masuk ke dalam kandung kemih.

Kondom 
Penggunaan kondom yang memiliki tektur kasar akan meningkatkan gesekan selama berhubungan, sehingga dapat menimbulkan iritasi pada kulit bagian dalam. Ketika iritasi tersebut terkena bakteri, maka infeksi saluran kemih kemungkinan dapat terjadi.


Diagnosis Infeksi Saluran Kemih
Selain memeriksa riwayat kesehatan pasien dan menanyakan gejala-gejala yang dirasakan, upaya mendiagnosis ISK juga dapat dilakukan melalui beberapa tes untuk melihat adanya bakteri atau gangguan di dalam organ-organ saluran kemih. Beberapa jenis tes tersebut di antaranya seperti tes urine dan darah, pemeriksaan dengan menggunakan CT scan, sistoskopi, serta USG.

Baca:
Penyebab bau pesing pada air kencing atau urin
Cara menghilangkan bau jengkol pada air kencing
Gejala penyakit dari perubahan warna dan bau kencing

Gejala Infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih dibedakan menjadi dua yaitu, infeksi saluran kemih bagian bawah dan infeksi saluran kemih bagian atas. Infeksi saluran kemih bagian bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Beberapa gejala yang ditimbulkan apabila terjadi infeksi saluran kemih di bagian bawah yaitu:
  • rasa nyeri, atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • selalu ingin buang air kecil dan tidak bisa ditahan
  • muncul rasa nyeri pada perut bagian bawah
  • bau urin yang sangat menyengat
  • terasa seperti ada tekanan pada bagian panggul
  • perubahan warna pada urin menjadi lebih keruh dan terkadang bercampur dengan darah
  • saat buang air kecil masih merasakan ada sisa di dalam kandung kemih dan tidak terbuang semua.
Gejala yang ditimbulkan akibat infeksi saluran kemih bagian atas yaitu:
  • mendadak demam
  • badan menggigil dan terasa dingin
  • nyeri pada punggung dan pinggang
  • gelisah dan
  • disorientasi
Pengobatan Infeksi Saluran Kemih 
Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri. Infeksi yang terjadi akibat bakteri pada umumnya pengobatan yang dilakukan adalah menggunakan antibiotik. Untuk ISK bagian bawah dapat diobati dengan antibiotik oral (obat minum). Sedangkan ISK bagian atas akan lebih baik menggunakan antibiotik intravena (suntikan melalui infus). Namun demikian, terkadang bakteri mengembangkan sifat resistensi (kebal) terhadap antibiotik. Untuk mengatasi hal ini diperlukan Kultur urin dan tes resistensi untuk melihat antibiotik mana yang efektif. Agar lebih tepat sasaran dalam melakukan pengobatan, sebaiknya anda melakukan konsultasi kepada dokter

Langkah sederhana mencegah infeksi saluran kemih
Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana dalam mencegah terjadinya infeksi saluran kemih yaitu:
  • Selesai buang air besar maupun kecil, bersihkan dengan menggunakan tisu maupun air dari arah depan ke belakang.
  • Minum air putih yang banyak, 6 sampai 8 gelas. Dengan banyak minum air, anda akan lebih sering kencing yang menyebabkan bakteri akan ikut terbuat bersama keluarnya air kencing sehingga sulit berkembang
  • Minum air putih setelah berhubungan suami-istri 
  • Segera buang air kecil dan bersihkan organ intim Anda setelah berhubungan intim dengan pasangan.
  • Jangan menahan kencing lama-lama 
  • Hindari celana ketat, Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun. Hindari pemakaian pakaian dalam berbahan nilon dan pakaian yang ketat.
  • Mandi dengan air mengalir, jangan berendam di bak mandi 
  • Hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma atau kondom berlapis spermisida.
Diatas merupakan langkah sederhana dalam mengetahui apakah anda terkena infeksi saluran kemih atau tidak melalui tanda gejala yang ditimbulkan. serta bagaiamana langkah yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih pada tubuh anda. Penjelasan diatas bukanlah diagnosis mutlak, ketika anda mendapati gejala-gejala yang seperti disebutkan diatas, ada baiknya anda melakukan pemeriksaan secara medis untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi dari keluhan yang anda peroleh. Semoga ini bermanfaat untuk anda. 

No comments:

Powered by Blogger.