Ads Top

Tips Agar Air Kencing Tidak Berbau Pesing

Firgoos - Tips Agar Air Kencing Tidak Berbau Pesing. Urine atau dengan kata lain air seni, atau bisa juga disebut air kencing memang secara umum berbau pesing. Hal ini merupakan hasil kotoran dari sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh. Namun bukan  berarti, bau air kencing pesing menyengat tersebut tidak dapat dicegahnya.

Cara menjaga produksi air kencing agar tidak berbau pesing yang menyengat dapat dilakukan dengan cara alami. Urine yang berbau pesing ini karena dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Faktor yang sering terjadi karena faktor makanan yakni mengkonsumsi makanan olahan petai dan jengkol.

Selain itu, terjadinya infeksi pada saluran kandung kemih juga dapat menjadi pemicu bau menyengat pada air kencing. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter ahli urologi terdekat. Agar dapat dipastikan kondisi kesehehatan pada  saluran urine atau kandung kemih.

Tips Agar Air Kencing Tidak Berbau Pesing

Berikut ini adalah beberapa tips yang harus diperhatikan untuk mengatasi air kencing agar tidak berbau pesing dan menyengat.
  1. Memperbanyak Minum Air Putih

    Cara alternatif yang paling mudah untuk mencegah produksi air seni agar tidak berbau pesing adalah dengan memperbanyak minum air putih. Manfaat minum air putih ini bagi kesehatan tubuh memang sangat beraneka ragam, salah satunya mencegah bau menyengat pada urine. Kekurangan asupan air dalam tubuh akan mengakibatkan dehidrasi. Sehingga produksi air seni terlalu keruh atau pekat dan berbau sangat menyengat.
  2. Mengkonsumsi Vitamin C

    Mengkonsumsi vitamin C selain memperkuat sistem pertahanan tubuh juga mampu mengurangi bau menyengat pada urine. Untuk hal ini, mencukupi asupan vitamin C dalam kebutuhan harian sangat diperlukan. Sumber vitamin C ini dapat kita temukan pada jenis buah-buahan maupun sayuran. Jenis buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C antara lain :
    1. Buah Jeruk
    2. Buah Belimbing
    3. Buah Nanas
    4. Buah Kiwi
    5. Buah Sawo
    6. Buah Duku
    7. Buah Naga
    8. Buah Kelengkeng
    9. Buah Manggis
    10. Buah Durian
    11. Buah Alpukat
    12. Sawi Hijau, dan lain-lain.
  3. Mengkonsumsi Vitamin B12

    Selain mengkonsumsi vitamin C, cara yang tepat untuk mengurangi bau urine yang terlalu menyengat adalah dengan mengkonsumsi vitamin B12. Sumber vitamin B12 ini paling banyak ditemukan pada makanan dari hewani selanjutnya dari nabati tetapi tidak sebanyak yang terkandung dari sumber hewani. Beberapa makanan yang banyak mengandung vitamin B12 adalah sebagai berikut :
    1. Rumput Laut
    2. Ganggang Hijau dan Biru
    3. Ragi
    4. Kerang atau Tiram Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram kerang : 80 – 100 mcg
    5. Hati Domba Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Hati Domba : 85,7 mcg
    6. Telur Ikan  Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Telur Ikan : 56,4 mcg
    7. Gurita Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Gurita : 30,6 mcg
    8. Gurita Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Gurita : 30,6 mcg
    9. Ikan Haring Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Ikan Haring : 13,11 mcg
    10. Ikan Tuna Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Ikan Tuna : 10,3 mcg
    11. Kepiting Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Kepiting : 9,3 mcg
    12. Ikan Sarden Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Ikan Sarden : 8,72 mcg
    13. Daging Sapi Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Daging Sapi : 3,75 mcg
    14. Ikan Salmon Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Ikan Salmon : 3,12 mcg
    15. Ikan Kod Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Ikan Kod : 1,23 mcg
    16. Keju Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 200 gram Keju : 0,45 mcg
    17. Telur Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Telur   : 1,45 mcg
    18. Daging Ayam Jumlah vitamin B12 yang terkandung disetiap per 100 gram Daging Ayam : 0,34 mcg
  4. Namun untuk mengkonsumsi jenis-jenis makanan dari sumber hewani tersebut harus seimbang. Seperti halnya daging kambing harus lebih berahati-hati dan secara teratur. Agar tubuh tetap sehat dan tidak terjadi hal-hal yang menggangu masalah kesehatan.

No comments:

Powered by Blogger.